Sejarah Pondok

Beranda / Profil / Sejarah

Cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Fadllillah bermula dari semangat syiar yang kuat. Inspirasi ini lahir setelah kunjungan KH. Abdul Ghoni, KH. Abdul Karim (Ismail), KH. Abdul Hadi, dan KH. Mansyur ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Kunjungan tersebut memantik motivasi untuk menghadirkan lingkungan pendidikan berkualitas setara di tengah masyarakat daerah Waru Sidoarjo.

Pada masa perintisan, kegiatan pendidikan dimulai dengan sederhana di sebuah surau kecil. Dengan ketulusan dan strategi dakwah yang unik, anak-anak lokal diajak belajar dengan memberikan insentif khusus untuk menarik minat mereka.

Secara formal, Pondok Pesantren Fadllillah resmi berdiri pada tahun 1998, didirikan oleh KH. Abdul Ghoni bersama putra beliau, KH. Drs. Ja’far Shodiq. Pendirian ini didukung penuh oleh restu dan doa dari para guru mulia, yakni KH. Abdurrahman Muti’ (Abah Amang), KH. Syakir bin Chozin bin Syiroj, KH. Muhaimin Bangil, dan KH. Habib Hasyim Albaabud. Sebagai lembaga pendidikan, Pondok Pesantren Fadllillah berkomitmen mencetak kader umat yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, unggul dalam prestasi, serta berjiwa pesantren. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi unik antara amaliyah salafiyah (amalan salaf) dengan sistem pendidikan modern (ala Gontor).

Seiring perkembangan zaman, Pondok Pesantren Fadllillah terus memperluas khidmah pendidikannya dengan mengintegrasikan kurikulum pemerintah dan Tarbiyatul Mu'allimin Al-Islamiyyah (TMI). Langkah ini diwujudkan dengan pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada tahun 1998 dan Madrasah Aliyah (MA) pada tahun 2001, dan Satuan Pendidikan Muadalah pada tahun 2024.

Hubungi Kami